Awal Sebuah Harapan

Happy New Year

~now playing : Without You by Clay Aiken~
Back to Jakarta… on a fresh and spiritful moment… new year, new hope, new problems, new resolution…

‘Met Tahun Baru 2007

Dengan alunan suara merdu ‘the gay’ Clay Aiken… *biar gay suaranya mantep bo…*, aku kembali mengetik blog pertamaku di tahun 2007. Tahun baru selalu memberi kesan tersendiri buatku. Tidak pernah tahun baru dilewati seperti melewati hari-hari biasa, walaupun memang kenyataannya, yang benar-benar berganti secara konkrit hanyalah penanggalan alias calendar, selebihnya tetap sama, baju tidur yg sama, kebiasaan tidur yang sama, dan tentu celana dalam yang sama… lho!?!?!?!

Hmm…. what should I start with in this new year…. I wonder…..
How ‘bout my hometrip? Jadi gini, tanggal 23 Desember itu, aku kan pulang ke Tasikmalaya, dengan tujuan klisenya : ingin merayakan Natal dan Tahun Baru dengan keluarga. Namun sebenarnya tujuan utamaku adalah melarikan diri. Kabur. Dari aktivitas sehari-hari di sini, dari segala masalah di sini, dari segala kepenatan dan kejenuhan yang sekitar dua bulan terakhir udah menumpuk…..

Alhasil, aku di rumah pun jarang keluar, selain karena hujan yang tiap harinya mengguyur dari siang sampe malem *rajin amat ya ujannya…* juga karena memang aku ingin ‘mendinginkan’ kepalaku. Berharap di tahun baru nanti, ketika ujian sudah menanti di hari pertama kuliah (yang sialnya adalah hari ini…) pikiran dan semangatku telah dapat terfokus dan fresh. Lalu apakah berhasil?

Di Tasikmalaya, nothing special. Bahkan malam Natal pun, yang biasanya memberikan kesan, kali ini terasa hambar, dengan paduan suara yang tanpa sedikitpun kelihatan kemajuan dari tahun ke tahunnya (bukan mau mendiskreditkan usaha dari tim paduan suara di Tasikmalaya, tapi begitulah keadaannya…). Hari-hari berikutnya dilewati tanpa sesuatu yang special.

Salah satu yang mengganggu pikiranku yaitu bahwa Papi terkena ‘somethin bad’. Waktu aku pulang, aku sempat kaget kok Papi memakai tongkat untuk membantunya berjalan. Tapi ternyata tidak semenakutkan yang dikira. Katanya, katanya lho, ada urat atau otot yang ketarik, jadi seperti kusut gitu, menyebabkan sakit dan lemas pada kaki. Wuih… gawat juga sih keliatannya, tapi setidaknya, waktu aku pulang kembali ke Jakarta pun, keadaannya masih belum sampai ke tahap yang terlalu mengkhawatirkan, malah cenderung membaik, hope so… get well Pap…

Yap, memang menyenangkan kembali ke rumah. Biarpun sepi, namun sepi itulah yang mengembalikan kesegaranku. Kerjaanku tiap hari tidak jauh dari makan dan tidur. Udah mirip kudanil lama-lama… menguap semakin lebar… hihihihihi…. Dan akhirnya setelah seminggu, datanglah malam pergantian tahun yang telah lama ditunggu.

Seperti biasa, jadwalku di malam tahun baru tidak berubah. Pergi ke gereja untuk misa malam tahun baru, dan kemudian ngobrol-ngobrol, nongkrong, becanda bareng anak-anak di depan gereja. Sementara ibu-ibu (termasuk Mamiku…) asyik berdendang Poco-Poco di aula gereja dengan dipimpin serombongan ibu-ibu (lagi) yang sudah latihan siang harinya. Di saat itu, aku merasakan bahwa aku memiliki dua dunia yang begitu berbeda, satu di Jakarta dengan segala masalah, kesenangan, dan sahabat-sahabat tercinta… dan satu lagi di Tasikmalaya, dengan sahabat-sahabat lama yang kental dengan logat Sundanya… huehuehue…. namun aku hidup di dua dunia itu. Di situ aku merasa sesuatu yang berbeda, yang menyegarkan kembali diriku…

Stop dengan sok puitisnya, jadi setelah itu ada acara makan malam (yang lebih mirip dengan acara memberi makan hewan ternak, karena makanan yang disajikan ludes dengan cepat… hahahahaha…). Kemudian acara puncak, yaitu doa pergantian tahun dan kembang api *kemajuan oi ada kembang api!!!*. Kita semua berkeliling membentuk lingkaran besar, dan doa dipimpin oleh Pastor. Setelah doa yang panjang (yang menurutku seharusnya hanyalah “Semoga tahun yang akan datang lebih baik dari yang sekarang…”), disulutlah sumbu kembang apinya.

*Dorrr…. Dar…… Suuuuutttt….. Dorrrr… Darrrr…..*

(Ngomong-ngomong, kok mirip suara anak kecil main tembak-tembakan ya…)

Di bawah keindahan kembang api di langit malam tahun baru 2007, kami saling bersalaman, mengucapkan selamat tahun baru…. dan diberi bonus, yaitu sisa-sisa kembang api yang jatuh dan nyangkut di rambut kami… *swt…*

Senin, tanggal 1 Januari 2007. Nothin’ so special either… except my preparation to go back to Jakarta. Sisanya aku lewatkan dengan tidur (tuh kan, kelamaan di Tasik, yakin dah aku jadi kudanil atau beruang kutub…). Tanggal 2 pagi, aku kembali ke Jakarta bersama rombongan teman-temanku. Hmmm… mudah-mudahan semangat ini nggak habis di awal tahun, tapi tetap menyala hingga ke pergantian tahun berikutnya… amin!

Ngomong-ngomong tentang masalah yang akan dihadapi, tahun baru membawa duka bagi sebagian orang. Aceh, Sumut, Kalimantan, dengan banjirnya, lalu tragedi hilangnya pesawat Adam Air, lalu juga tenggelamnya kapal… Mungkin memang cobaan bagi bangsa ini belum mencapai ‘titik’. Aku hanya bisa berdoa, semoga kita semua dapat melewati setiap cobaan yang ada dan menghampiri kita di tahun ini…. God Bless Us.

Tanpa sadar, ternyata aku ujian hari ini. Gud lak myself. Hehehe… yah, persiapan yang cukup (dicukup-cukupin…) dan doa yang menyertaiku, apa lagi yang kurang ya? Nilai. Ya, percuma kalo persiapan cukup dan doa cukup, tapi nilai jelek? Hahaha… mudah-mudahan nilainya bagus ya…

Dengan ini si jangkung kerempeng nan keren (baca : Alexander) ini akan mengakhiri blog awal tahunnya, yang akan diikuti oleh blog setelah awal tahun, dan juga blog setelah blog setelah awal tahun, dan kemudian diikuti oleh blog setelah blog setelah blog setelah blog awal tahun… *lanjutin sendiri… capek….zzzzz….*

Akhir kata namun awal harapan : Semangat, kerja keras, dan doa.
Semoga berhasil buat semua cita-cita di tahun ini. God Be With You….

~ditutup dengan alunan : When I See You Smile by Clay Aiken…~

Regards,

Xander™

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: