Ujian Praktek and Me

Just a writing…

Now : Hari Minggu 14 Januari 2007….
Akhirnya rentetan UAP dan proyek yang mengelilingiku habis sudah…

Leeggggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……

Semester 5, akan aku ingat sebagai semester tergila dalam hidupku… gila karena tugas, gila karena hidup, gila karena emang aku gila… hahahahaha… sip dah!!!

Beginilah ringkasan tentang masa-masa UAP-ku dari yang pertama sampai yang terakhir…

Kamis minggu lalu (baca : UAP PDB)….
Hmmm… belajar sudah cukup, ditambah dengan beberapa orang yang dateng buat minta diajarin (bukan sombong, tapi emang dateng…) padahal aku sendiri masih tanya sama Wolloam… hahahaha…. yap, dengan percaya diri aku menuju kampus sore itu….

*ENG ING ENGGG….. terdengar suara sang Alex menapaki tangga laboratorium software…. eh software ato bukan ya? Whatever…*

Figuran : “Duh ngiri deh ama lu Lex, kalo dah mau ujian kayaknya mukanya tenang gitu, percaya diri…”
(nggak tau dia, padahal tenang itu karena udah ga tau apa lagi yang harus dipikirin selain bengong… hahauhauha….)

Dan ujian pun dimulai….

1 menit…
5 menit…

10 menit…

20 menit…

32 menit…

SELESAI. Lho!? Yang bener aja?? Baru juga setengah jam…. apa yang salah dengan ujianku… atau bahkan, apa aku sadar? Hohohoho… Masalahnya pemirsa (halah pemirsa…) aku belum pernah mengerjakan soal ujian (apapun itu…) dan selesai dalam waktu setengah jam…. suatu rekor tersendiri buatku…

Selebihnya, aku disibukkan oleh hangnya komputerku ketika akan membuka file visio ku, namun karena tidak ada lagi yang perlu ditambahkan, maka ujian pertama terlihat menjadi sangat mudah… sangat menyenangkan… sangat… un-natural… sehingga membuatku ngeri, apakah aku mengerjakan soal dengan benar, apakah aku akan mendapat nilai bagus?

Senin 8 Januari (baca : UAP WebProg)….
Dengan persiapan seadanya (karena tenaga pengajar pada tewas semua, contoh : Djadul terserang demam fisik dan demam cinta, Is Petani terserang kelelahan akibat masuk angin ), ditambah panduan singkat tentang paging dari Kojek, aku mencoba meyakinkan diri bahwa aku bisa mengerjakan soal ujian.

Ketika masuk ke lab, duduk, dan melihat soal, yang terbayang di otak-ku adalah : “ini soal maksudnya apa sih… nggak ngerti!” Glek… Gawat ini… namun insting kehewanan… eh kemanusiaanku bertindak : “tenang lex, ini hanyalah soal, dan setiap soal pasti ada jawabannya, kecuali soal yang ga mau dijawab…. hahahaha…”

Dan mulailah aku membuat page demi page (padahal cuma 3 page…) web dengan JSP. Apabila ada yang tidak mengerti JSP, JSP itu adalah sejenis makanan yang pake gula merah di dalamnya lalu ditaburi kelapa, disajikan menggunakan daun pisang…

NB: nggak semua yang lo denger itu bener, tapi semua yang lo baca itu bener… lho?!?!

Ketika memulai mengerjakan soal nomor 3, sang asisten lab penjaga ujian bilang : “waktunya tinggal 30 menit lagi”.
Aku pikir, ah masih sempat, masih bisa coba-coba… tapi setelah terdengar waktu “5 menit lagi” maka adrenalin dalam tubuhku mulai naik, dan aku mulai stress…. hahahahaha…. masih error! Alhasil aku melewatkan soal nomor 3 itu dengan sukses.

Rabu 10 Januari (baca : UAP IMK)….
Inilah ujian yang paling disukai oleh mayoritas warga kelas PAT, dan juga aku yakin, oleh sebagian besar anak IT BiNus angkatan 2004. Apa pasal? Karena ujian kali ini gampang banget… dan I meant it, GAMPANG. Tapi aku selalu trauma dengan kata GAMPANG yang terlontar setelah ujian berlangsung, karena mitos mengatakan, apabila kita terlalu yakin ketika keluar, maka nilainya tidak memuaskan. Oleh karena itu, aku dengan berani mengatakan, soal yang tadi itu, SUSAH BANGET, dengan harapan nilaiku akan GAMPANG. Huahahahaha… masuk akal, isn’t it?

Sabtu 13 Januari (baca : last UAP, ujian SisOp)
Dengan berani aku mendeklarasikan, ini ujian yang paling membuatku yakin akan ketidakyakinanku terhadap nilai akhir yang akan keluar. Glek… maksudnya? Jadi singkatnya begini, sepertinya aku tidak bisa mendapatkan nilai bagus di ujian ini…. Mari kita rewind dulu player kita ke sehari sebelumnya.

Malam itu, di malam yang sunyi dan dingin (halah…) datanglah seorang teman bernama Rudi, Diezen, Irfan, Bene, Hans, dan Felix (hanya seorang?????) ke kamar kos ku yang sangat luas. Dengan tujuan belajar SisOp tentunya, di bawah bimbingan Rudi sang asslab, kita seakan mengalami kembali suasana di lab…. nostalgia singkat ceritanya… Rudi mengajar dengan penuh semangat sehingga semua logika-logika dasar pun dia masukkan dalam contoh programnya. Tentu ini menambah kepercayaan diri kita yang masih cupu-cupu ini…

Dan paginya, ketika mengerjakan soal, aku tau di mana salahnya. Ternyata teorinya lebih sulit dari codingnya. Sempurna. Apa yang aku lakukan tadi malam, apa yang kita lakukan tadi malam????? Pasrah, is only the word that came out of my mouth….

Namun akhirnya dengan ini semua UAP di semester ini selesai sudah…. lega banget rasanya mengetahui proyek dan UAP sudah selesai, hanya tinggal bagaimana persiapan akhir kita menuju UAS. Karena jam menunjukkan 3:13 AM di hari Minggu pagi, maka mataku pun sudah mulai berat (ngaruh ya…?), dan akhir kata, terimakasih buat temen-temen yang udah ngajarin aku sampai aku selesai ujian, terimakasih juga buat yang sudah doain aku tiap kali aku mau ujian sehingga memberikan semangat lebih buatku dalam mengerjakan setiap soal… mudah-mudahan nilainya pun memuaskan, amin. God Bless You all…..

Regards,

Xander™

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: