Peristiwa of the Week

Fun times…

Besok ujian Grafkom masih sempet-sempetnya aku buat blog… tapi no problem lah, mudah-mudahan karena aku buat blog ini aku bisa mengerjakan ujian besok dengan sempurna… hahahahaha… maxa mode on!

Setelah selesai dengan kebiadaban UAP, maka dalam seminggu kemarin, terciptalah minggu tenang, atau boleh dinamakan minggu lumayan tenang karena sebenarnya nggak tenang-tenang amat sih, apalagi kalo main WE melawan si Djadul, dijamin berisik. Nggak percaya? Coba saja.

.……………………*flashback inget-inget peristiwa yang terjadi*…………………….

Peristiwa Menteng Januari 2006
Ketika itu, aku menyempatkan diri bolos kuliah (bolos kuliah kok menyempatkan diri… -.-‘) karena ada rencana pergi bareng Djadul. Rencananya kita mau melakukan survey, seenak apa sih coklat yang ada di dapur coklat (bila yang tidak tau dapur coklat bisa mencari tau di sini). Namun masalahnya pemirsa… kita tidak tau dimana letak dapur coklat, yang kita punya hanyalah alamat and the damn map of Jakarta which I can’t understand it at all… hahahhaa…. satu-satunya harapan (terpaksa sih sebenernya daripada nyasar…) adalah insting Djadul yang ngakunya adalah orang Jakarta… hehehehe….

Jadilah kita berangkat bertiga, aku n Is Petani, and also Djadul the Mbah (ups, mbah Djadul maksudnya…). Setelah mencapai checkpoint (baca : Tugu Selamat Datang di Thamrin), seingatku arah jalan yang kita cari itu agak berada di sebelah kiri setelah hotel Mandarin, namun karena aku nggak mau disebut sotoy (maklum pendatang…. -.-‘), maka aku ikuti saja apa kata Djadul.

X : “Kemana nih Dul? Lurus ato belok kiri?”
Djadul : “Lurus sih kayaknya, masih harus ke depan lagi ini…”

X : “Yakin lu? Perasaan di peta agak kiri deh…”

Djadul : “Lurus… lurus aja”

Dan dengan penuh harapan kita pun melaju lurus. Setengah jalan, aku tanya kembali….

X : “Dul, kok perasaan panjang banget ni jalan, apa nggak salah?”
Djadul : “Sepertinya……….. kita harus cari jalan mutar…..”

X : “Ha? Kita salah jalan ya?”

Djadul : “Iya…..”

GUBRAK!

Dan akhirnya setelah melawat ke mall Semanggi, dan juga berputar sejauh kebiadaban manusia, maka kita pun kembali ke titik awal, yaitu checkpoint. Nah disinilah terjadi sesuatu :

Djadul : “Lex, ada polisi tuh di lampu stopan, tanya gih, jalannya kemana…”
X : “Trus lu mau kemana?”

Djadul pun ngumpet di depan hotel Mandarin…
Setelah aku tanya polisi (yang ternyata pun sepertinya orang pendatang karena ga tau jalan….maksa banget yah -.-‘) aku pun menghampiri Djadul…

X : ”Kenapa nggak tanya sendiri aja?”
Djadul : ”Nggak lucu kan kalo pas gw tanya, terus diminta SIM, and ditilang?”

X : *Ngakak* lupa ternyata Djadul emang belum punya SIM… hahahahaha… pemberani dia….

Dan perjalanan kali ini tidak menemui jalan buntu, walaupun menemui rumah hantu (tanya Is Petani kalo nggak percaya…) dan melewati Taman Lawang (yang ini Djadul langsung demen….), namun kita sampai juga di tujuan akhirnya…

Ternyata tempat yang dicari hanyalah sebuah toko kecil di depan rumah, tapi memang menguras isi dompet yang membeli, soalnya memang nggak murah. Tapi coklat di sana memang enaaaaaakk…. nggak nyesel lah capek-capek cari tempat itu, biarpun katanya kalo di pusatnya ada dapurnya sendiri dan bisa liat cara pembuatannya… hohohoho….

Dan mbah pun membeli sesuai keahliannya : tiramisu. Cerita lebih lanjut tentang ini disensor karena penulis masih sayang akan nyawanya…. Top Secret masalahnya…. hahahahaha…..

Peristiwa Menteng : The End

Peristiwa Mandi and Samsung
Ini merupakan sekuel dari peristiwa menteng, karena terjadi di hari yang sama. Ceritanya waktu itu, setelah kembali ke kos tercinta, aku memutuskan untuk mandi (sekitar jam 7 malam…). Sedang biadab-biadabnya mandi, tiba-tiba…. hatiku berdegup… ehhh bukan!!! Kok jadi itu… tiba-tiba….

JEB! (suaranya kayak suara dugem.. jeb ajeb ajeb.. ajeb ajeb… tapi sayangnya bukan…)

*Sunyi….*
*Gelap….*
*Listrik mati…*

Sial! Kenapa listrik mati di saat aku mandi. Malam hari pula, di mana memang udah nggak ada lagi cahaya. The first thing I do inside the bathroom is : meraba. Meraba ke kanan apakah ember masih tetap di situ dengan air + gayung mandinya? Meraba ke kiri apakah bajuku masih di situ beserta dengan handuk? Dan setelah itu, tidak ada lagi yang dapat menghalangi aku menyelesaikan mandi biarpun tanpa cahaya sama sekali. Hohohoho…

Ternyata listrik mati karena tiang listrik di depan kos ku terbakar. Segera setelah itu, listrik di kos ku sudah menyala kembali, namun lain halnya dengan kosnya Is Petani dan Wolloam. Kabel listrik yang menyambung ke kos mereka terputus karena kebakaran tadi. Poor them. Kasihan sekali. Sampai akhirnya mereka bermalam di Empo (warnet game). Sekitar jam 5 pagi mereka baru kembali dari petualangan mereka membantai monster dan ngumpet di hutan (baca : dotA). Ketika semua orang kembali menyalakan komputernya, Is Petani tiba-tiba keluar kamar, dan berteriak :

Is Petani: “Monitor gua rusaaaaaaaaaaaaaakkkk!”

Dan disinilah akhir dari hidup monitornya yang konon bermerk Samsung 17” itu. Ternyata karena listrik yang drop mendadak itu, nyawa sang monitor tak tertolong lagi, walaupun sempat diberi nafas buatan oleh Is Petani (gimana coba caranya… O_o). Besoknya, tersiar kabar bahwa Is Petani akan membunuh siapa saja yang mengajaknya main dotA, karena dia hanya bergantung pada tv nya yang burem untuk menggantikan peran sang monitor untuk sementara. Btw, hari ini dah balik kan monitornya Dri?

Selain ini masih ada kekonyolan-kekonyolan lainnya yang akan terlalu panjang bila diceritakan semuanya. Tapi ada satu lagi nih, nanggung😛

Peristiwa 8 Jam By Chandut
Ceritanya, petang itu, aku, Kojek, Voc, dan Is Petani, pergi makan indomie di warung heroy biasa. Dan ketika makan itu…

Kojek : “Blog nya Venna ada yang aneh n lucu tuh, dia bilang… gue tidur 7 jam, dari jam 11 sampe jam 5…” (orang pinter seperti aku sih udah ngerti sampe disini…)
X + Voc : *cekikikan…*

Is Petani: “Apa yang lucu sih?”

GUBRAK!

X : “Dri, jam 11 sampe jam 5 itu berapa jam?”
Is Petani: “Ooooh… iya iya… harusnya 6 jam….”


Kemudian datanglah Chandut (tokoh ini disinyalir merupakan premannya kos PPA)….


Kojek : ”Chan, tau nggak tadi ada yang lemot? Gini nih, Venna tidur 7 jam, dari jam 11 sampe jam 5…”
Chandut: *heninggg….*

X : (maksudnya membantu…) “Ada yang janggal nggak Chan…?”

Chandut: *heninggg….*

Chandut: *heninggg….*

Chandut: “uhmmm… nggak ada tuh…”

*NGAKAK + GUBRAK!*

X : “Bentar-bentar….wkakakaka… Chan, astaga, dari jam 11 sampe jam 5 berapa jam?”
Chandut: *Dengan penuh keyakinan dan kemenangan…* “Oooohh…. harusnya 8 jam yaaa!!!!”

Semua : *NGAKAK ABIS*

Tujuan mau malu-maluin Is Petani, tapi apa daya, kelemotan seorang Chandut tak tertandingi… hahahaha……

Ups, nggak terasa udah panjang ya aku ngetik, jadi aku akhiri aja deh, daripada pemirsa berbusa liat blog ku nantinya… Ujian di depan mata, selamat belajar, selamat ujian, semoga sukses buat semua… God Bless Us All…

Regards,

Xander™

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: