Aku Hanya Berusaha

Lifestory…

Blog, akhirnya aku kembali mengunjungimu….
Setelah sekian lama aku seperti melupakan sahabat terbaikku dalam bercerita, aku rasanya ingin kembali menulis hari ini. So, welcome back, myself…

Hari ini, cukup boleh dibilang hari yang melelahkan. Ketika pikiran terpusat bagaimana cara menyelesaikan laporan KP (baca: Kerja Praktek), dan di ambang kekhawatiran dengan tugas akhir Web Database, ditambah lagi ujian akhir praktikum Data Warehouse Sabtu nanti, aku masih harus kuliah tentu saja, dan juga melakukan segala tetek-bengek yang mungkin nggak penting, tapi menjadi bagian hidupku seperti dengerin lagu (so pasti), nonton tv, mandi, makan, tidur… kan nggak penting? Kembali ke topik, hari ini, memang laporan KP-ku selesai, namun terdapat beberapa kecerobohan yang terlambat aku sadari, mudah-mudahan besok pagi laporan kami dapat diterima… Wismilak… sialnya, ternyata ban depan motorku kempes…. Entah karena apa, entah kapan dimulainya, namun yang pasti ketika tadi malam aku berniat mengeluarkan motorku dari garasi, ban motorku seolah sudah mengatakan : RIP. Sempurna!

Akhir-akhir ini aku mungkin terlihat tidak memperhatikan teman-temanku. Mungkin ada, mungkin, yang beranggapan aku sok sibuk. Tapi ini aku lakukan bukan karena aku ingin dianggap sibuk, bukan karena aku sedang melupakan sesuatu maka aku menyibukkan diri seperti ini, tapi semata-mata karena aku tidak ingin mengecewakan teman-teman kelompokku. Aku tidak ingin dipandang remeh, aku tidak ingin dipandang sebelah mata, aku ingin merasa dianggap dan dibutuhkan. Aku tidaklah secepat Kojek dalam menangkap materi pelajaran, aku tidaklah sepintar Woll dalam membuat program, aku tidaklah serajin Eddy (the book master, jangan-jangan buku Connoly udah dia baca 3 kali bolak balik…). Aku adalah seorang yang cukup lambat mencerna materi pelajaran, yang harus susah payah mencapai my highest GPA ever, semester kemarin 3,6an… Jadi hanya ini yang dapat aku lakukan, sama sekali tidak bagus memang, toh masih tergolong malas, tapi setidaknya aku harus melakukan ini untuk mencapai keinginanku, tercapai atau tidak, itu urusan nanti, toh yang penting aku tidak menyesal nantinya kan?

Semester ini, memang sepertinya seluruh mahasiswa IT semester 6 (kecuali CISCO dan Networking yang sepertinya tidak mendapatkan project sebanyak yang kami dapat ~aku anak Database~) mengalami apa yang dialami Hell Semester. Apabila semester kemarin setelah satu project selesai, aku bisa menghela nafas, main-main sebentar, lalu menghadapi ujian, maka semester ini aku bahkan harus memikirkan project sampai saat terakhir, ditambah lagi, banyak. Tapi sekali lagi tidak, aku tidak bermaksud terlihat sok sibuk atau melarikan diri dari kepahitan yang baru saja aku alami dengan menyibukkan diri seperti ini, namun aku tidak ingin menyesal, dan tidak ingin mengecewakan teman-teman kelompokku. Aku tidak ingin terlihat sebagai orang yang hanya numpang nama, hanya numpang senyum saja di daftar riwayat hidup kelompok kerja praktek misalnya (padahal fotoku di situ cemberut…), karena aku tau orang seperti itu sangat tidak disukai oleh teman kelompoknya, termasuk juga aku sendiri yang tidak setuju kejadian seperti itu.

Aku sendiri sudah merasa cukup jenuh dengan keadaan yang sekarang aku alami, dan aku sudah rindu rumah. Aku sangat menantikan saat-saat aku bisa pulang ke rumah. Hehehe… Maklum lah, untuk yang hanya perlu 6 jam perjalanan dengan mobil untuk sampai rumah, aku sudah sekitar setengah tahun tidak pulang. Hmmm… belum lama sih bila dibandingkan teman-teman yang di luar negeri. Whatever, aku rindu rumah.

Hari ini aku mendapatkan sesuatu yang berharga, bahwa ternyata ada orang yang menganggapku sebagai orang baik, bahwa ada yang menganggapku sebagai… mungkin, panutan. Tapi aku hanya bisa berharap, temanku itu tidak terlalu berharap banyak, karena aku sangat, sangat, sangat mungkin jatuh. Aku hanyalah seorang yang mudah sakit hati, seorang yang mungkin perasa, seorang yang kurang bisa diandalkan, seorang yang berusaha untuk tidak mengecewakan teman-temanku namun masih belum dapat terlaksana karena selalu saja ada yang dikecewakan… Caraku memandang hidup, tak jauh dari bagaimana cara orang tuaku memandang hidup, terutama Papiku (he is the wise one…). Aku hanya mencoba bagaimana tidak mengecewakan orang tua dalam hidupku. Jadi sangat mungkin aku jatuh, sangat mungkin juga jalan hidup yang aku pilih ini tidak sesuai dengan keinginan teman-temanku atau siapapun yang merasa tidak berkenan. Apabila aku jatuh, jangan ikut jatuh. Itulah yang aku maksud….

Semester ini hampir berakhir, ujian akhir hampir dimulai. Artinya, apabila semester ini berakhir, maka kelulusan sudah di depan mata. Hanya tinggal satu Final Semester lagi yang perlu dijalani. Begitu pula dengan ketakutanku yang semakin terpikirkan. Apa yang aku lakukan setelah lulus? Bisakah aku masuk dunia kerja? Aku masih menginginkan masa-masa seperti ini mungkin untuk beberapa tahun kedepan sebenarnya, saat-saat aku bisa tidur sampe siang, bisa nonton bola sampai malam (pagi maksudnya), bisa pergi bareng-bareng temen (sekarang aja dah sulit), dan kegiatan-kegiatan lain yang hanya bisa dilakukan ketika kuliah. Whatever, tentunya aku harus bisa….

Sebenarnya status di Yahoo Messengerku sudah mengindikasikan aku telah tertidur, namun karena pikiranku tidak dapat tertidur, maka aku tumpahkan terlebih dahulu di sini. Sebelum aku tidur, aku ingin mendoakan Ibu Baptisku, Ibu Anta, yang meninggal dua hari yang lalu. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan, Jesus Bless U. Akhirnya, aku pun harus istirahat, besok di kampus anggrek ada pertunjukan band dkk, penasaran siapa bintang tamunya, tadi siang aja ada Tangga di kampus aku tidak sempat lihat… Huhuhu…. Selamat malam….

Regards,

Xander™

6 responses to this post.

  1. Posted by Wandy Eka Pranata on June 14, 2007 at 5:27 pm

    Hidup memang tidak jelas ke depannya bakal bagaimana… Yang sekarang kita lakukan dan usahakan, itulah yang akan menentukan masa depan kita… Saat ini yang harus dimiliki hanyalah hati dan tekad yang kuat, supaya tidak down dan hancur saat masalah datang.. Jadi kita bisa tetap survive… Jangan miliki hati yang lemah… Bagi yang hatinya lemah, perlahan2 belajarlah untuk survive… Memang susah tapi “Percaya Saja” bahwa masih ada jalan…

    Reply

  2. Posted by Alexander The Lonely One on June 14, 2007 at 6:48 pm

    Raindrops keep falling on my head, just like the guy whose feet are too big for his bed, nothing’s seems to fit… Kadang cobaan memang datang seperti tidak pernah berhenti kawan. Hal-hal yang terjadi itu seperti membuat segalanya tidak pas padahal lu selalu berusaha keras.
    So I just did me some talking to the Sun, and I said I didn’t like the way He got things done, sleeping on the job… Kadang kita juga mengeluh kepada Tuhan, kok hal ini terjadi padaku yah, di mana keadilan, di mana Tuhan
    …That doesn’t mean my eyes will soon be turnin’ red… Coz’ I’m never gonna stop the rain by complaining Yap! dan gw yakin itu semua ga akan membuat loe hanya mengeluh atau menangis, karena loe tau dan gw tau keduanya ga akan menyelesaikan masalah

    Reply

  3. Posted by Xander™ on June 22, 2007 at 4:12 am

    Test kasi post di blog baru… hehehehe… Test test satu dua tiga… brb tidur…

    Reply

  4. tes2 mo tau cara commentnya doank :p

    Emang u d yg paling rajin di antara anak2 kos >,<

    btw thx u lek buat kp ny :>

    Reply

  5. lalala pake cookies pula :@

    Reply

  6. Posted by Xander™ on June 22, 2007 at 4:34 pm

    wew kan bagus pake cookies…
    jadi ga usah approve2 lagi gw…
    :@:@:@

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: