Thursday of the Week : Hit Me!

Hari Kamis, 4 Oktober 2007, mungkin jadi hari terburuk dalam minggu ini… Entah kenapa rasanya aku pengen teriak dan marah-marah plus nabok orang dan kalo bisa olesin upil sekalian di mana-mana… (untuk yang terakhir kayaknya ga dilakukan karena dianggap terlalu memalukan dan stok upil lagi tipis).

Dimulai dari subuh. Tim favoritku Real Madrid dan Liverpool gagal menang hari ini. Masih mending Madrid cuma seri lawan Lazio, tapi Liverpool malah kalah di kandang sendiri. Yah tapi nggak apa-apa lah, toh namanya juga permainan, harus ada menang dan kalah, kalo nggak ntar ga seru toh? Yap yap… Sebelum tidur aku memasang status seperti ini di YM-ku : “Hope the rest of this day not as bad as the beginning.”

Entah kenapa status itu menguap begitu saja ketika aku pergi ke kandang lebah (baca : Kampus Anggrek). Harapan tinggal harapan… kok jadi seperti lirik lagu ya? Back-to-the-spot, jadi rencananya, siang tadi jam 11, aku akan melakukan tugas off-class dari mata kuliah English 3 di laboratorium bahasa di ruang 613. Perlu diketahui, dua hari sebelumnya (baca : Selasa), aku sudah datang ke sana dengan tujuan yang sama. Ternyata ruangan pada hari itu dibooking oleh salah satu dosen, ditambah aku yang tidak bawa BinusCard jadi nggak bisa masuk. Waktu itu juga aku tanya petugas yang in-charge di situ, kapan aku kebagian giliran. Jawabnya : “Besok ya jam satu, jam tiga ada dosen yang booking lagi”. Ok.

Aku kembali lagi keesokan harinya (baca : Rabu) jam satu siang. Dengan harapan yang tinggi dan menggebu-gebu, aku pikir akan langsung mendapat tempat di lab. Namun sesampainya di depan pintu lab, sudah ada penjaga yang sama seperti kemarin, dan kabar buruk pun terlontar : Sudah Dibooking Oleh Dosen Lain (disingkat : SuDi OdoL). OMFG. Kemarin dia menjanjikan jam satu siang. Sekarang tanpa angin tanpa hujan ujug-ujug sudah dibooking (memang kalo mau booking harus ada angin dan hujan ya?). Dengan sedikit roti basi, aku complain ke petugas yang mukanya tambah lama tambah mirip Tukul lagi cakep.

Me : “Kan peraturannya booking lab oleh dosen harus sehari sebelumnya Pak?”

Bapak Mirip Tukul Lagi Cakep : “Iya betul”

Me : *udah agak kesel* “Lha terus kok sekarang tiba-tiba booking? Kemarin saya sendiri yang tanya sama bapak dan bapak bilang hari ini saya bisa masuk jam satu!”

Bapak Mirip Tukul Lagi Cakep : “Iya ini sudah dari kemarin kok, saya lupa liat di USB saya”

Ukh, ini pake alibi lupa liat USB pula. Yah memang enak ya kalo ngelanggar peraturan tapi punya hak lebih (baca : dosen). Mahasiswa yang panas-panas dateng ke kampus buat belajar malah dikecewakan seperti ini. Terus untuk terakhir kalinya, aku bertanya pertanyaan yang sama dengan kemarin : “Kapan aku bisa menggunakan lab?”. Dan dia jawab hari Kamis jam 9 sampai jam 12. Duuuhh… tambah mirip Tukul deh bapak. Dan secara aku kalo udah tidur itu susah bangun alias kebo, maka aku memutuskan datang jam sebelas siang saja.

Dan ceritanya jam 11 aku sudah pergi ke kampus dengan tujuan yang sama dengan 2 hari belakangan, doin-the-fuckin-listening-task. Lalu apa yang aku dapatkan? Lab penuh! Penuh dengan manusia-manusia yang bangun pagi (secara aku kan bangun siang, dan aku pun bukan manusia, aku Mbing). Karena aku ada kuliah jam 1, dan si Kojek belum buat tugas, maka aku memutuskan menunda listening itu menjadi jam tiga, dengan seijin petugas jaga lab saat itu, bahkan sudah menuliskan absensi untuk jam tiga. Kuliah jam satu penuh perjuangan. Aku datang ke akademis sebagai ketua bajingan (nggak ngerti tanya Kojek atau Tani), menanyakan ruang kelas yang dipakai. Bukan 310 seperti biasa, namun dipindah ke 707. Jadilah kami naik 4 lantai dari tempat biasa.

Setelah menunggu lama, ternyata informasi dari akademis salah. Seharusnya tetap di 310. What the fuck… Ada apa dengan hari ini, belum apa-apa sudah dibuat capek duluan. Kembali ke 310, untung saja Pak Wajong seperti biasanya, memberikan lelucon-lelucon yang bisa menyegarkan, setidaknya untuk 30 menit kedepan. Setelah itu aku buru-buru kembali ke lab karena sudah janji jam 3.

Dan tebak apa yang terjadi? Lab DIBOOKING LAGI! $#%*()%^$&!!!!! Kojek yang sudah mencapai klimaks (maksudnya emosi, marah gitu) langsung teriak memprotes keras keputusan wasit… ehhh… keputusan penjaga (yang kali ini berganti lagi jadi ibu-ibu). Kojek baru berhenti komplain setelah si ibu sepertinya sudah memutuskan untuk minta disuntik mati karena stress dimarahi mahasiswa. Setelah protes berkali-kali, datanglah petugas yang tadi siang. Untunglah kami bisa masuk kali ini. Lucunya, kali ini tidak dibutuhkan BinusCard! Dalam 2 hari peraturan dapat berubah ya? Dan ternyata, kami hanya harus melakukan listening yang mungkin tidak seistimewa perjuangannya. Di akhir petualangan di lab, aku menuliskan sebuah note di drive D komputer yang aku gunakan, kira-kira bunyinya seperti ini :

Mahasiswa ribuan, lab cuma satu…
Belum lagi shiftnya terbatas…
Ditambah lagi dosen-dosen booking seenak jidat…
Gak masuk akal!!!
Gimana nih!!!

Karena mendengar langkah petugas ke arahku, demi menjaga nama baik kambing, sebelum sumpah serapah yang jorok-jorok keluar (contohnya : upil, jigong, kentut, comberan, ludah onta… jorok kan?), buru-buru kutekan Ctrl+S dan Alt+MeteorGarden (baca : Alt+F4).

Oh iya, aku baru membeli buku terbaru dari Si Kambing Senior, Raditya Dika. Judulnya Radikus Makan Kakus : Bukan Binatang Biasa. Covernya dapat dilihat disini, dengan wajah binal kebinatangan ala Raditya Dika. Baru baca depannya sih, mudah-mudahan sebagus dua pendahulunya.

radikus


Dengan demikian berakhirlah hari yang cukup membuat kadar emosi di udara meningkat. Mudah-mudahan nggak sering-sering deh situasi seperti ini. Lama-lama sense kekambinganku bakalan menghilang kalo kebanyakan marah…

NB : Thx buat teman-teman yang udah bisa buat aku tertawa hari ini!

Regards,
Xander™

6 responses to this post.

  1. Posted by Silvia Kurniasari on October 5, 2007 at 1:33 am

    hahaha…gi sial y lek
    yah…kyk yg aku blg td…ga beda jauh seh kyk u

    beda ny diri ku kmrn bs listening jam 9
    hahaha

    Reply

  2. Posted by DJ on October 5, 2007 at 1:43 am

    mestinya BiNus liat mahasiswa2nya yg berjuang untuk ke “LAB” yg lebih mirip tempat jual barang 10000 dapet 3 biji, saking penuhnya orang2.

    Reply

  3. Posted by Xander™ on October 5, 2007 at 1:49 am

    @Silvia :
    iya nih lagi bad day… huhuhuhu…
    coba stok upil banyak nih… wkakakaka…

    @DJ :
    iya nih, harusnya ada sakti… eh saksi…
    jadi kapan kita mau protes ke jurusan? hahahaha….

    Reply

  4. wohooo.. g mao nyampah ah di sini.. topic yang paling malas dilihat salah 1 nya ini.. bikin bete aja tuh binus bego –‘

    Reply

  5. Posted by Alva on October 5, 2007 at 6:11 pm

    Nah,gw pake nick Alva aja mbing,kalo lupa,paling balik ke Zero –”

    Sudah jatuh ketimpa durian,keinjak taik kucing,kena kotoran burung yg lagi terbang –” nasib2

    Kayaknya masi kurang beruntung yah –“

    Reply

  6. salam kenal juga boy…thanks for droppin by…anak binus angkatan brapa nih??

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: