290108 : The Chronology

Hari ini hari Sabtu. Empat hari setelah sidang pendadaran yang menegangkan itu. Saya mendapat sindrom baru dalam jangka waktu yang singkat ini : malas. Mengapa malas? Karena saya baru kali ini merasakan ”tidak ada kerjaan” di tahun 2008 ini, meskipun sebenarnya masih ada revisi skripsi, namun entah mengapa hal itu sama sekali tidak mengusik pikiran saya, bahkan hingga saat ini. This is the time of laziness.

Selasa itu dimulai dari tidur yang cukup pulas (di saat orang lain tegang menghadapi sidang, saya tidur pulas). Ketika bangun, langsung terasa aura-aura gugup, berdebar-debar, dan yang pasti, masih mengantuk tentu saja. Saya bangun sekitar jam 10, lalu mandi dan berangkat untuk print ERD terbaru hasil revisi dalam kertas A3. Namun rencana tinggal rencana, revisi yang telah dibuat sebanyak lebih dari 15 halaman itu tinggal revisi. Tiba-tiba saja tercetus ide untuk tidak memberikan revisi saat sidang nanti, dan semua menyetujuinya. Jadi hidup saya Selasa siang itu diteruskan dengan makan siang dan kemudian main UNO dan kartu remi setelahnya. Mengapa kami bisa se-santai itu? Bukan bisa, tapi tepatnya : BERUSAHA. Debaran hati tidak berkurang, bahkan seiring semakin dekatnya waktu sidang, tentu semakin kencang.

Sekitar jam setengah empat siang, kami semua bersiap-siap, saya mandi dan langsung mengenakan pakaian yang merupakan dress-code sidang, yakni kemeja putih lengan panjang, dasi, celana panjang hitam, dan sepatu hitam. Saat itu hujan turun, pelan tapi pasti, mengiringi kami berjalan menuju kampus Syahdan.

Sesampainya di sana, belum ada siapa-siapa di ruangan H2C tempat kami akan sidang, yang suasananya sangat tepat dengan nama ruangannya, H2C = Harap-Harap Cemas. Tak lama kemudian teman-teman lain yang akan sidang pun berdatangan. Dan para suporter (seperti pertandingan sepakbola, namun tanpa spanduk dan yel-yel karena takut diusir) pun berdatangan. Beberapa saat kemudian, papan nama dosen penguji kami dibawa masuk oleh petugas, dan kami pun mengetahui siapa-siapa saja yang akan menguji kami nanti. Salah satunya merupakan dosen yang pernah mengajar kami sewaktu semester 2. Tak lama kemudian beliau pun hadir, dan karena dosen satunya lagi terjebak macet, maka sidang dimulai tanpa kehadirannya. Kami kelompok kedua dan ketiga menunggu di luar sementara kelompok pertama sidang.

Keadaan menunggu di luar tidak lebih baik. Entah karena gugup atau grogi (sama aja ya itu?), saya merasa waktu berjalan teramat sangat lama. Rasanya saya sudah ingin cepat-cepat masuk ruangan dan menyelesaikan semuanya. Ugh…. Setelah sekitar satu jam lebih, tibalah giliran kami. Banyak hal yang terjadi di luar ketika saya dan teman-teman kelompok saya menunggu, namun itu bersifat ”confidential”. Ingin tau lebih lanjut? Hubungi dokter.

Memasuki ruangan, suasana sangatlah berbeda seperti yang dibayangkan. Kami memulai presentasi, dengan Will sebagai presentator dan saya sebagai tukang ganti slide (karena saya kalah gambreng, wkakakakaka…), serta Kurni yang bertugas membagikan slide kepada audience dan dosen penguji (supaya keren aja sebenernya, ga perlu-perlu amat, dan itu pun karena Kurni kalah suit…). Dosen kedua yang tadi terlambat datang tidak menghadiri presentasi karena keluar ruangan, entah ada apa dan mengapa, kebelet, ataupun sakit perut, saya tidak tau.

Selesai presentasi, kami ditanya satu persatu tentang skripsi yang kami buat. Awal-awal, yang ditanya hanyalah Kurni. Saya pikir, apakah bapak penguji ini melihat saya dan Will atau tidak? Tapi setelah beberapa lama, akhirnya saya ditanya juga, dan begitu juga Will. Kami terkejut karena beliau menanyakan hal yang kami tidak siapkan betul-betul, dan tepat di titik kesalahan. Ugh, cukup stress juga ketika itu, rasanya sulit untuk benar-benar fokus. Namun ketika sampai di dosen penguji kedua, rasanya dunia berbalik. Apa yang ditanya oleh beliau benar-benar tidak kami duga, bukan sulit, tapi benar-benar tidak bermutu kalau boleh dibilang. Huahahahaha… Bahkan saya yakin beliau tidak mengenal kami satu persatu, karena beliau tidak menunjuk salah satu dari kami untuk menjawab pertanyaannya, namun dengan ”Siapa saja lah yang jawab…

Selesai sesi sidang, kami menunggu lagi di luar. Saya benar-benar merasa takut waktu itu. Saya merasa kok tidak ditanya di bagian yang seharusnya, dan masih banyak yang bisa saya jawab dan saya perjuangkan, saya merasa tidak diberi kesempatan untuk bertarung, dan waktu sidang itu sangatlah singkat. Kekhawatiran melanda diri saya, bahkan teman-teman yang melihat saya pun meyakinkan saya bahwa hasilnya pasti bagus, dan berbagai kata penghiburan yang masuk ke telinga saya dan keluar juga lewat telinga saya (ya iya lah, masa lewat telinga Kurni?). Menunggu itu merupakan pekerjaan yang sangat mengesalkan, terutama di saat-saat seperti itu. Maka ketika kelompok ketiga keluar, dan sesaat kemudian kami semua dipanggil masuk, jantungku kembali berdebar-debar.

Ketika kami masuk dan berkumpul, penguji satu berkata begini: ”Bagi yang lulus, selamat, Anda dapat melanjutkan ke pembuatan Hard Cover, dan bagi yang belum lulus, jangan berkecil hati… ” Dari situ saya langsung berpikir, wah pasti ada yang tidak lulus ini, dan dengan begitu, saya semakin gugup. Kelompok pertama dipanggil maju, dan mereka lulus semua dengan nilai cukup. Kami bertiga kelompok dua ternyata mendapatkan nilai yang sama dengan seluruh anggota kelompok tiga, yakni B. Cukup memuaskan. Ketika saya keluar ruangan, saya merasa lega, akhirnya semua ini berakhir. Ketegangan yang saya alami sewaktu menghadapi sidang ini, dan juga stress yang saya alami sewaktu menghadapi pembuatan skripsi ini, akan menjadi saat-saat yang tidak terlupakan dalam hidup saya.

Bagaimana saya hampir merasa putus asa, bagaimana saya hampir tidak tidur, bagaimana saya hampir menyerah, dan bagaimana saya merasa bersalah dan juga tidak berguna dalam kelompok, merupakan fenomena-fenomena yang saya alami di semester terakhir ini. Akhirnya saya tiba di penghunjung fase pertama sebelum memasuki fase berikutnya, yakni fase dunia kerja, di mana saya harus dapat menghidupi diri saya sendiri dengan bekal yang telah diberikan ini. Terimakasih saya ucapkan sebesar-besarnya, untuk anggota kelompok skripsi saya, William Lesmana dan Kurniadi Laksana. Karena kalianlah skripsi ini dapat terselesaikan, dan kita semua lulus. Maafkan kesalahan-kesalahan yang telah saya perbuat, segala perkataan dan perbuatan yang mungkin mengesalkan saat proses penyusunan skripsi. It’s nice to have you two as teammates.

Lalu saya juga ingin berterimakasih kepada Ko Wandy, yang telah menjadi penolong bagi terselesaikannya skripsi ini, dan menemani sidang kami dari awal sampai akhir. Juga terimakasih kepada famili dan teman-teman yang telah mendukung saya dan mendoakan saya, doa yang sederhana namun bermakna, ”Semoga Sukses”. Ucapan terimakasih kali ini diberikan kepada kedua orang tua saya yang saya percaya telah mendukung dengan segala cara dan doa, untuk kelulusan anaknya (Siapa? Ya saya ini!). Terakhir dan yang terutama, saya bersyukur atas terkabulnya doa Novena 3 Salam Maria, yang telah membantu saya dalam sidang pendadaran, terimakasih Tuhan Yesus atas penyertaan-Mu selama ini, ketika saya putus asa dan juga dalam kesusahan, Engkau dapat selalu menjadi pegangan hidup.

Sebelum semuanya menjadi seperti penyerahan piala Oscar, saya sudahi dulu saja blog kali ini. Selamat berjuang untuk teman-teman yang masih menunggu sidang, dan selamat bagi yang telah lulus. Yang mengalami kegagalan, semoga berhasil di sidang selanjutnya. Good Luck Friends!

NB: Jakarta banjir, semoga tidak parah dan tidak lama…

Regards,
Xander™

13 responses to this post.

  1. Wow…. The first comment….
    Congratulations…….
    Finally you’ve finished all of your life and task in BiNus…
    Where is the next life and job? LA?
    Hahahahahaha….

    I read this and I’m thinking when will my time come….
    Your experiance doing your thesis has taught me many things about how hard we have to push to get something that we want to get…

    Anyway…. I did nothing… How could you say that I’m a helper?

    Reply

  2. Posted by Will on February 2, 2008 at 11:20 am

    oioi ada yg kelupaan woi..

    Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
    1. Prof. Dr. Gerardus Polla, M.App.Sc. selaku Rektor Universitas Bina Nusantara yang telah memberikan kesempatan kepada penulis selama penyusunan skripsi ini.
    2. Fredy Purnomo, S.Kom.,M.Kom. selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika.
    3. Bapak Tonny Halim, M.Kom. selaku dosen pembimbing yang begitu banyak memberikan nasehat, pengarahan, dan perhatian yang begitu besar dalam penyelesaian skripsi ini.
    4. Segenap Staf pengajar Universitas Bina Nusantara yang selama ini telah membagikan berbagai ilmu pengetahuan dan nasehat yang sangat berharga kepada penulis.
    5. Bapak Thomas Wangsadihardja dan Bapak Temmy Jaury dari PT Bina Indonusa System, yang telah memberikan kesempatan dan perhatian yang begitu besar dalam penyelesaian skripsi ini.
    6. Segenap Staf PT Bina Indonusa System, yang telah memberikan informasi-informasi tambahan yang penulis perlukan.

    wakoawkoawko.. btw masih penasaran… kok dosen penguji lu sama banget sih ama g

    Reply

  3. chiee.. ko wandy pake english.. keep up the work…

    ga dilanjutin chatnya lo ma will lek di sini –‘.. orang gila..

    kalian beli baju dengan perasaan lapang.. sementara g ma kojek –‘

    Reply

  4. Posted by Xander™ on February 3, 2008 at 1:35 am

    @Ko Wandy:
    you are quite a helper in those difficult times…

    @Will:
    iya yah? kok bisa sama banget? gw jg bingung…

    @Adrian:
    tuh dilanjutin… huahahaha… btw, it’s just a matter of time… you’ll get the same feeling though…

    Reply

  5. g klo inget sidang yang ada inget si dosen ngeh*** itu, hampir aja anak satu kelas ngulang 1 semester lagi, sejak awal juga konsep yg di kasih udah salah, ternyata di akhir baru tau, biar kita harus beli skripsi ama dia, trus pakai demo segala, demo 3x akhirnya petemuan 11 baru di dengerin gilakkk kan🙂

    Reply

  6. Posted by Xander™ on February 4, 2008 at 9:10 am

    @pitshu:
    wew… dosen pembimbing ya tu?
    dulu pitshu di binus jurusan apa sih? hehehehe…

    Reply

  7. Posted by chocodile on February 4, 2008 at 6:18 pm

    Lek, lo kelas apa tar?
    P1T yah, ha9x…
    Asiknya yg dah S.Kom,
    Tp kelulusan hny batu loncatan ke tingkat yg lebih tinggi,
    Jd sukses ya di dunia kerja n kehidupan tar^^
    Klo nikah jgn lupa ngundang :$

    Reply

  8. Posted by Xander™ on February 5, 2008 at 12:02 am

    @pyon:
    iya P1T hahahahaha…
    tul, jalan di depan lebih berat lagi…
    but gotta keep on trying huh?
    nikah? masih lama la itu… wkakakakakak…

    Reply

  9. xander..met lulus ya..met jadi sarjana..semoga jadi sarjana yang berguna buat nusa dan bangsa, negara, dan agama..dahsyat banget kan doa gue hehe😛

    Reply

  10. g baru nyadar sesuatu..

    what’s up with ur tags.. gila jutaan meeeeeeeeen… dari penting ampe tag tak penting haha…

    happy chinese new year.. mendahului haha

    Reply

  11. Posted by Xander™ on February 8, 2008 at 12:08 am

    @pucca:
    iya dahsyat ui… hehehehe makasi makasi😀

    @adrian:
    nanti2 ga pake tags deh… itu iseng2 ga jelas aja… huahahahaha…

    @joanne:
    thx ya, dunno why comment joanne ga bisa keliatan di sini…. tapi saya baca kok… hahahahha…

    Reply

  12. Posted by zerocross on February 13, 2008 at 1:59 am

    o.O
    uogh gw belum kasi comment yg disini rupanya , kelupaan -_-a

    jadi audience juga pas mbing dibantai o.O
    kayak kurban aja –”

    uogh hari “meja coklat” (berhubung warnanya bukan hijau -_-a) sisa 1 hari :S

    Reply

  13. Posted by Temmy on November 8, 2008 at 12:09 pm

    Alex.
    mana makan2nya? sudah lulus, sudah lupa ya?
    Si wiliam dan kurniadi apa sudah dapat kerja?
    Jangan lupa kirim makanannya ke NEC Indonesia lt 20 Summitmas 1.
    Ditunggu…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: