New Born Days

Lebaran lewat, liburan pun lewat. Yang tinggal hanyalah hari-hari kerja yang menyenangkan (menghibur diri boleh kan?). Dan setelah melihat libur Natal + Tahun Baru yang ‘memprihatinkan’, maka jauh-jauh hari dari sekarang, saya tekadkan bahwa Christmas Eve and New Year Eve untuk tahun ini, akan saya habiskan di kota kesayangan (menghibur diri lagi deh), Jakarta. Ngomong-ngomong soal libur, hari ini saya libur lho, iya lah secara hari ini Minggu gitu…

Berkenaan dengan hari Minggu, yang katanya adalah harinya Tuhan, maka saya pun melanjutkan kebiasaan baru saya, yakni pergi ke gereja di pagi hari (menurut beberapa teman saya : pagi-pagi buta). Memang ternyata ke gereja pagi itu paling enak. Ngantuk? Pulangnya tidur lagi. Gwahahaha… enggak ada mendingnya. Tapi mungkin cuma sugesti saja, rasanya hari Minggu terasa lebih panjang dari biasanya, dan untuk hari ini khususnya, lebih panas dari biasanya (coba aja tadi siang keluar, panas banget tuh Jakarta). Mengapa orang-orang malas untuk ke gereja pada hari Minggu ‘pagi-pagi buta’? Jawaban paling tepat adalah: “Masih ngantuk”. Memang dulu, saya anggap ke gereja jam setengah 7 pagi adalah MITOS. Tapi beriringan dengan kebiasaan bangun pagi yang dipaksakan saat mulai training hingga kerja sekarang, maka rasanya mitos itu lama kelamaan menjadi hilang, dan beriringan dengan itu, hobby lamaku juga akan menghilang. Hari libur waktu ‘jaman mahasiswa’ itu bisa diisi dengan tidur-tidur-tidur. Namun saat ini, rasanya sayang menghabiskan waktu dengan hanya tidur, terlebih sudah ada yang bisa diajak keluar (hihihihi *tertawa aneh*), jadi selamat tinggal hobiku yang satu itu *hiks*.

Masih berkenaan dengan liburan, minggu lalu, saya menyempatkan diri untuk pulang ke Tasikmalaya. Dan anehnya, H-1 lebaran, traffic sama sekali tidak macet. Parahnya, H+2 lebaran, perjalanan Tasik-Jkt yang biasanya max 5 jam, kemarin menjadi 8 jam. Bahkan salah satu teman saya yang juga dari Tasik, menghabiskan 11 jam curhat sama jendela mobil *LOL*. Kepadatan kendaraan tahun ini saya rasa lebih parah dari tahun-tahun lalu, mungkin Jakarta masih menjadi magnet bagi pendatang. Herannya, ketika saya lihat di televisi, ada salah satu pendatang yang ingin mengadu nasib di Jakarta, dia tidak tahu akan kerja apa di sini, hanya modal nekat, tanpa skill dan kemampuan memadai. Memang pelajaran PPKn di negara kita ini sangatlah kuat pengaruhnya, sehingga semangat bekerja sangat sangat tinggi, namun logika kurang terlatih. Mungkin PPKn harus disatukan dengan Statistika untuk memecahkan hal ini. Hehehehe… Yang pasti, semakin banyak orang di Jakarta… dan semakin panaslah kota ini…

Beberapa hari ini, krisis keuangan global melanda dunia, tak terkecuali Amerika. Saya harap, negeri kita tercinta ini tidak akan terlalu banyak terpengaruh (secara buruk tentunya) oleh krisis global tersebut. Tampaknya slogan : “bersama kita bisa” sudah tak lagi relevan dengan keadaan dan kasus-kasus yang terjadi. Bagaimana bila diganti menjadi : “bersama kita bisa, asal kalo sudah untung saya saja, kalian tidak”. Kebersamaan dalam mencapai tujuan demi kepentingan bersama saat ini sudah menjadi seperti legenda di negeri kita. Kepentingan menjadi komoditi utama dalam kehidupan, dan uang sangat berpengaruh di dalamnya. Anyway, I’ll still pray for our country, hope for a better life.

Terakhir, tepat satu bulan lamanya saya tidak ‘sendiri’, dan saya bersyukur karenanya. Terimakasih Tuhan telah memberikan sesuatu yang baru untuk saya, suatu kehidupan yang berbeda dengan apa yang telah saya jalani selama ini, warna baru dalam buku kehidupanku. Dan karena tidak ada ulang bulan, maka hal ini saya rasa tidak perlu dirayakan, namun juga bukan hal sepele untuk dilewatkan begitu saja. Still, I am happy now. Thx for all. Selamat tidur…

Regards,
Xander™

3 responses to this post.

  1. ga nyangka.. jakarta juga kaya neraka.. di sg juga hari ini luar biasa panasnya.. jauh lebih panas dari kemarin2.. ampun de…

    “Beberapa hari ini, krisis keuangan global melanda dunia, tak terkecuali Amerika. Saya harap, negeri kita tercinta ini tidak akan terlalu banyak terpengaruh (secara buruk tentunya) oleh krisis global tersebut.”

    g malah da takut rusuh.. deket pemilu lagi.. mate de

    Reply

  2. nanti 1st Anniversary, harus ada perayaan kecil hahahaha ^^

    Reply

  3. Posted by Will on October 16, 2008 at 7:36 pm

    cokop
    tau…

    makan
    gak
    ajak
    ajak

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: