Just Married: Hendy n Rosa 18102008

Hari Sabtu kemarin, 18 Oktober 2008, salah satu teman kos saya dulu, Hendy n Rosa (seharusnya salah dua ya, soalnya dua orang), melangsungkan pernikahan alias married. Saya sendiri pergi ke acara resepsi pernikahan mereka, bersama dengan dua orang teman saya Anton dan Ko Wandy. Resepsinya bertempat di Sheraton Bandara Hotel, tepat sebelum bandara Soekarno Hatta.

Hari itu, kami bermasalah dengan yang namanya taxi. Ya, taxi, anda tidak salah melihat kata tersebut, bukan.. bukan tai, taxi. Tolong jangan kurang satu huruf, karena berbeda satu huruf saja, nyanyian rohani bisa menjadi nyanyian vulgar (nggak ngeh? Tanya Aryo).

Diawali dengan malasnya kita bertiga membawa mobil sendiri (jangan percaya dengan apa yang anda baca, sejujurnya, kita enggak ada yang punya mobil) maka kita memutuskan untuk naik taxi saja. Karena kebetulan setelah beberapa lama menunggu yang muncul adalah taxi lain selain burung biru (tolong berpikirlah positif), maka daripada terlambat, kita memutuskan naik saja taxi yang body mobilnya dicat putih, karena pertimbangan taxi tersebut juga lebih murah tarifnya daripada burung biru.

Pertama memasuki taxi, kita langsung bilang bahwa kita akan ke Sheraton Hotel di Cengkareng, bukan ke bandara, soalnya konon katanya, sopir taxi bila mendengar tujuan bandara akan menaikkan harga. Untunglah sopir yang satu ini agak sedikit baik hati karena menggunakan argo, kenapa cuma sedikit baik hatinya? Karena kalo mau banyak harusnya kita naik gratis, itu benar-benar baik hati😀 *ngarep*
Nah, sesaat setelah itu, Ko Wandy melihat meteran bahan bakar sudah kedip-kedip dan mendekati huruf E. Dan pembicaraan antara Ko Wandy dengan Mas Supir Taxi Yang Bodynya Berwarna Putih (mulai saat ini disingkat menjadi MSTYBBP) pun dimulai:

Ko Wandy: “Mas mas, itu bensinnya udah mau habis gitu, enggak apa-apa?”
MSTYBBP: “Oohh, enggak apa-apa kok”
Ko Wandy: “Yakin mas? Enggak mau isi dulu?”
MSTYBBP: ”Sampe bandara cukup kok itu, tenang aja”

Dan perjalanan pun dilanjutkan…
Ketika patung Soekarno-Hatta sudah terlewati tanda masuk kawasan bandara, taxi pun berbelok ke kiri ke arah hotel. Sesaat setelah membayar karcis parkir dan masuk ke area hotel (area hotel sih area hotel, tapi masih jauh juga tuh), taxi mulai bertindak aneh, sepertinya penyakit ambeyen-nya kumat…

*mobil berjalan tersendat-sendat*
MSTYBBP: “Waduh… “
Ko Wandy: “Bensin habis ya mas?”
MSTYBBP: “Gak tau nih…”
*masih tersendat-sendat, tambah lama kayak orang kentut…*
Me: “Waduh gawat, sampai ga nih ke hotel?”
MSTYBBP: “Ini sih cuma accu pasti, sampai lah ke hotel”
Anton: *bengong was-was*
Me: *Cuma accu gundulmu, udah jelas kehabisan bensin*
*mobil terhenti, tidak mampu berjalan lagi*
MSTYBBP: “Di sini saja ya, tuh pintu hotelnya tinggal jalan sedikit sampai kok, udah dekat”
MSTYBBP: “Sori ya, yang penting dah sampe kok ya”
Me: “Iya pak, gak apa-apa”
*kita pun berjalan sedikit ke arah hotel, untung tidak jauh lagi, coba kalo mogok di tol, berabe juga…*

Pelajaran yang bisa dipetik: Kalo mau isi bensin, isi sebelum habis.

Bermasalah dengan taxi yang mogok, tidak membuat pernikahan Hendy dan Rosa menjadi buruk. Tempat yang bagus untuk resepsi (outdoor, biarpun agak panas sedikit) membuat malam itu menjadi ceria. Ketika mereka memasuki tempat acara, saya merasa jantung saya berdegup sedikit lebih cepat dari biasanya. Teman-teman yang biasanya main futsal bareng, becanda bareng, sekarang sudah menjadi seorang suami (buat Hendy) dan istri (buat Rosa). You know, sedikit terpikir kapan giliranku akan tiba, namun setelah dipikir lagi, saatku masihlah jauh, masih banyak yang harus diperjuangkan dan didapat sebelum itu. Doakan saja ya?

Perjalanan pulang lebih mulus karena taxi menggunakan burung biru yang dipesan lewat lobby hotel, meskipun dari segi harga tidak lebih mulus, bahkan cenderung lebih mengkhawatirkan kantong, namun overall, malam itu menjadi malam yang tidak biasa. Selamat menempuh hidup baru buat Hendy n Rosa, semoga bahagia dan langgeng. Tuhan memberkati kalian. Amin.

Berikut sedikit foto yang diambil dari kamera hp Anton, biarpun sedikit buram (sedikit banyak maksudnya) namun daripada tidak ada sama sekali yaaa… selamat menikmati. Foto terakhir menunjukkan souvenir dari resepsi mereka berdua. Selamat malam.

IMG_038IMG_040
IMG_043
IMG_044
IMG_045
IMG_046
IMG_050
IMG_051
IMG_049
Picture(5)

Regards,
Xander™

One response to this post.

  1. wew.. sekarang giliranmu yg hiatus..
    mana nih next post nya ??
    dikau keasikan mbojo sih sekarang…. huahahahaha

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: