Not As Green As It Looks

Back to the green area. Ternyata mood ngeblog saya angin-anginan. Sama seperti ujan yang sedang turun sekarang, disertai angin yang artinya angin-anginan. Tapi mudah-mudahan berhenti dan gak hujan-hujan lagi sampai malam deh, because I have to attend a reception, a wedding reception. Hmmm… later I remember like I was have an intention to describe about my new theme, the “Not As Green As It Looks” theme. Is that right?

Kalo dipikir-pikir, semakin orang bertambah dewasa, maka semakin sensitiflah dia. Coba perhatikan candaan anak kecil, biarpun memang candaannya menurut kita mungkin agak keterlaluan sedikit (halah ribet), tapi anak-anak itu fine-fine aja, biarpun ada yang ngambek, ditunggu sejam-dua jam juga sudah main bareng lagi. That’s the magic of children. Semakin kita dewasa, semakin kita membutuhkan ruang, semakin kita membutuhkan pengakuan. Ya, pengakuan. Saya yakin, jauh di dalam hati setiap orang, biarpun orang tersebut suka merendah, namun tetap perlu diakui. Dan cara untuk diakui itu macam-macam, ada yang baik dan ada yang buruk.

Untuk diakui, kita membutuhkan “ruang” untuk kita sendiri. Biasanya, semakin dewasa, “ruang” itu semakin besar, sehingga bersinggungan dengan ruang orang lain. Nah, bedanya, karena hasrat akan “ruang” bagi orang dewasa itu lebih besar dari pada anak kecil, maka singgungan itu pun akan berdampak lebih buruk. Rasa sensitif menjaga “ruang” agar tidak diembat orang lain itu menjadi sebuah trend ego. Kesimpulannya, semakin dewasa, orang semakin egois. Tidak terkecuali saya sendiri. Sebelum lanjut, perlu diingat ini hanyalah hasil dari pemikiran saya, bukan berdasarkan riset ilmiah, so… ga usah diambil pusing ya, kata-kata ini bukanlah fatwa kok… hehehehe…

Di dalam hidup saya sehari-hari, yang tentu bersinggungan dengan orang lain, saya pun mengalami hal-hal yang seperti ini. Seringkali saya terlalu terkucil dalam “ruang” saya sendiri, sehingga tidak melihat bagaimana keadaan dan perspektif orang lain dalam memandang sebuah masalah yang sama. Padahal, dari dulu saya selalu memegang konsep itu. Bagaimana bisa konsep tersebut terlupakan dari benak saya sendiri. Kemarin saya tersadar, bahwa cara pandang positif dari diri saya perlahan-lahan memudar. Entah disebabkan dari luar atau diri saya sendiri atau keduanya, saya tidak tau dan tidak akan mencari kambing hitam karena saya sendiri sudah cukup hitam.

Sebuah contoh jika kita sudah terkucil dalam “ruang” sendiri adalah, merasa bahwa apa yang dialami oleh orang lain itu selalu lebih baik dari kita. Then, we will feel like we are the most miserable one. Dari situ, rasa menghargai orang lain akan lenyap, dan dalam menghadapi suatu masalah bukan lagi “kita” melainkan “saya”. Padahal, belum tentu keadaan orang lain yang kita anggap “lebih hijau” dari kita itu “sehijau” yang kita kira. “Not As Green As It Looks”. Itulah maksud dari theme yang saya usung untuk saat ini. Menghargai, mencoba melihat dari berbagai perspektif. Itu yang menjadi latar belakang dari theme kali ini. Hmmm… quite amusing, isn’t it?

Belakangan, saya juga terlalu “terkucil” dalam ruang yang lain. Saya sadar, saya terlalu sibuk akan hal yang sebenarnya harus dibiarkan mengalir begitu saja, sebab saya tentu masih memiliki kehidupan sendiri. Saya sadar saya sudah lama berpisah dengan hobby-hobby saya seperti menonton dan khususnya membaca buku. Masih banyak buku-buku “pending baca” yang nangkring di rak buku saya (bukan berarti saya mau minjemin lho ya… pelit mode: ON). Lalu sudah lama saya melupakan belajar tentang SCJP maupun OCA (menyusul kegagalan pertama, sebenarnya ambisi saya untuk mengambil OCA menjadi semakin besar dan semakin besar lagi). Hal itu (kesadaran itu) muncul ketika saya sedang jalan-jalan sendirian di CitraLand Mall, Sabtu kemarin. Entah kenapa, saya banyak berpikir saat itu. I think there are many things that I have to fix from now on. Ditambah lagi dengan chat singkat dengan seorang teman yang baru saja diterima kerja di Singapore. I really, really want to go abroad, for getting a job or maybe trying for a master degree. Saya tidak boleh merasa nyaman dengan keadaan saya sekarang ini yang jelas-jelas tidak nyaman (namun bila kelamaan menjalani ini mungkin akan nyaman juga). Dunia saya masih luas, dan saya tidak boleh berhenti di sini saja.

Bila ada yang mau kerja atau tau beasiswa S2 ke luar, tolong contact saya, saya akan dengan senang hati mempertimbangkannya karena pada dasarnya saya sangat tertarik. But hey, itu bukan untuk tahun ini. Target saya adalah mempersiapkan diri saya sendiri dari berbagai sisi dalam setahun ini. So, buat tahun ini sampai tahun depan, let’s work hard, play hard, and then be success! (bukan die hard ah, tar dituduh melanggar hak cipta).

Regards,
Xander™

7 responses to this post.

  1. Posted by cilpi on February 22, 2009 at 4:24 pm

    envisage it,believe it,achieve it
    let’s work hard together bro ^^

    Reply

  2. Posted by cool kid on February 22, 2009 at 8:19 pm

    success is your current life!

    bukan berarti cepat berpuas diri. Ini artinya kehidupan kita sekarang adalah kesuksesan kita .

    (mengutip kalimat “Saya tidak boleh merasa nyaman dengan keadaan saya sekarang ini yang jelas-jelas tidak nyaman”)

    regards

    Reply

  3. Posted by alexaryo on February 22, 2009 at 8:49 pm

    WARNA NYAKITIN MATA!!!

    Reply

  4. Posted by chocodile on February 25, 2009 at 3:04 am

    Well, just do your best to prepare yourself^^
    Pngnny going abroad kmn neh Lex?

    Ya mungkin masalah ruang jg termasuk keegoisan kali ya…
    Waktu kecil klo lg maen kan kita ga mikirin diri sendiri,
    Mksdnya maen ya spy smuanya senang,
    Seiring bertambah umur kita makin melihat sebuah kenyataan bahwa ga bs smuanya senang bahkan sampai akhirnya kita harus memilih,
    kita yang senang atau orang lain yang senang,
    Dan sbg manusia pasti memilih diri sendiri dunk?

    Reply

  5. sekarang banyak banget anak binus yang mengadu nasib ke sing kekekeke… di sing anak binus udah nge belatak dimana aja ^^
    kemarin ada sih beasiswa ke belanda, tapi kok syarat na aneh yah! untuk pegawai negeri gitu low ?

    nanti kalo ada di kabarin yah ^^

    Reply

  6. Posted by Xander™ on February 27, 2009 at 1:13 am

    @cilpi: yup, work hard! play hard!
    @cool kid (baca: ko-jek): setiap hari memang merupakan kesuksesan yg dicapai…
    @aryo: gud gud… akhirnya gw sukses nyakitin mata lu…
    @chocodile: yup, asal jangan makan ruang orang lain aja… usahakan sama2 berkembang ya…
    @pitshu: sip sip, makasih banyak y…

    Reply

  7. orang yang dulu membawa g ke dunia perblog-an wordpress malah jarang banget ngeblog skrg –‘

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: