Iklan

“Ini Budi.”
“Budi bermain bola.”

Dua kalimat di atas adalah iklan dari kedatangan Manchester United ke Indonesia, yakni ke Jakarta, yang disponsorin sama salah satu provider telepon seluler di Indonesia. Gue pertama liat itu cukup ngakak, soalnya yang ngomong adalah Wayne Rooney dkk dengan logat yang aneh. Iklan yang cukup bagus menurut gue.

Bersamaan dengan itu, belakangan ini banyak juga iklan-iklan yang berseliweran di berbagai media. Intinya, mencari massa untuk memilih presiden Indonesia di masa bakti yang akan datang (baca: 5 tahun ke depan). Gue liat iklannya memang bermacam-macam dan cukup unik. Ada yang pake lagu bertemakan Islami, ada yang pake lagu mie instant, ada juga yang memperlihatkan ‘wong cilik’. Yang mau gue kemukakan di sini adalah, jangan sampai iklan-iklan itu hanyalah iklan. Biasanya, biasanya lho ya, yang diiklankan tidak sama dengan aslinya. Misalkan, waktu gue mau makan burger di salah satu tempat makan yang menyediakan burger (iya lah masa mau beli burger di tukang sate), waktu gue bandingin burger yang gue dapet dengan yang dipajang di papan itu beda loh ukurannya, ga terima gue… wkwkwkwkwk…

Nah, jadi maksudnya, jangan sampai yang diiklankan itu hanya yang bagus-bagus saja, namun kenyataannya tidak begitu. Sekarang media sudah canggih, iklan lewat internet bisa dengan cepat tersebar, lewat televisi apalagi, lebih menjangkau seluruh masyarakat negri ini. Gue harap, siapapun nanti yang terpilih jadi pemimpin bangsa kita, janganlah menjadi berbeda dari yang sudah mereka iklankan sendiri. Mereka harus bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, bukan cuma golongan tertentu doank. Berkaitan dengan isu-isu SARA yang berkembang belakangan, bangsa kita harus lebih selektif dalam memilih berita. Jangan mempercayai isu-isu SARA yang bukannya mempersatukan bangsa tapi malah bikin kecurigaan yang hanya memecah belah. Ga mau itu terjadi kan?

Jarang-jarang ya gue ngomong politik, tapi ga apa-apa lah. Gue mau pulang kampung sekarang juga mau nyontreng. Nyontreng apa? Hanya gue dan Tuhan yang tau. Hehehehe… So, buat yang nanti nyontreng juga (baca: punya hak pilih), pilihlah dengan hati, jangan cuma gara-gara liat janji yang enak-enak, pikirkan selama 5 taun ke depan hidup kita bakalan seperti apa di tangan para pemimpin kita nantinya. Cieh omongan gue, yang sabar ya temen-temen, omongan yang kayak gini cuma kejadian beberapa taun sekali kok. Wkwkwkwkwkwk…

Akhirnya, bentar lagi mau berangkat nih, sampai jumpa hari Kamis, bakalan ada cerita-cerita dari kampung-halaman. God bless our country!

Regards,
Xander™

4 responses to this post.

  1. Posted by cilpi on July 4, 2009 at 12:54 pm

    pertamaxxx

    met nyontreng mbek…sip dah u bisa gunain hak pilih u
    klo aku sih soalny males pulang k solo cm buat nyontreng
    hahahaha

    Reply

  2. keduax.. g juga mao nyontreng.. :((.. tapi ga bisa daftar lagi di sg.. da telat hiks

    Reply

  3. Posted by Xander™ on July 4, 2009 at 6:19 pm

    @cilip: yup hehehehe…
    @adrian: nasibmu nak…

    Reply

  4. Posted by siaeve on July 4, 2009 at 10:43 pm

    pulang kampung beneran demi nyontreng ya ?
    btw, yang penting pulang bawa oleh2 y. hihi…..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: