Mother’s Day

“Eureka!”

Gue barusan boker, dan gue tersadar. Orang kayak apa coba yang boker dulu baru dapat kesadaran. Sakti. Pertapa sakti aja harus bertapa berpuluh-puluh taun, bahkan beratus-ratus taun untuk mendapatkan kesadaran dan pencerahan, sedangkan gue, programmer jadi-jadian yang kribo dan ceking ini, cuma butuh boker untuk mendapatkan kesadaran. Gila.

Oke-oke, gue bukan mau memperpanjang masalah kesaktian gue di sini. Udah banyak yang lebih sakti dari gue kalo boleh jujur. Misalnya Anggodo-Anggoro, duet maut abad ini yang udah bisa bikin negeri kita ini gonjang-ganjing dalam waktu sekejap (mana tau kalo belakangnya udah sejak lama, yang penting gue taunya baru akhir-akhir ini aja), atau wartawan inf*t***ment yang bisa bikin hancur hidup seseorang cuma dengan kata-kata dari twitter. The legal paparazzi, I said… So, Twittermu adalah harimaumu. Groarrr…

Jadi, kesadaran yang gue dapat dari boker barusan itu adalah, bahwa Ibu adalah sosok yang benar-benar luar biasa. Kok bisa? Jadi ceritanya begini, gue kalo boker biasanya sambil membaca sesuatu, apapun itu yang bisa dibaca, dari koran, majalan, sampai novel, pernah gue baca. Yang ga pernah gue baca sambil boker adalah e-book, perlu juga kali ya lain waktu coba bawa seperangkat PC ke toilet, buat baca e-book tentang: 10 Things You Can Do When You Are ‘Shitting’ In A Toilet. Errrr… bukan itu sebenernya, intinya, gue membaca tentang kekuatan seorang Ibu. Dan setelah pikir memikir, gue memutuskan memang Ibu itu terkadang lebih kuat dari cowok-cowok.

Bunda Maria. Adalah seorang Ibu yang paling gue kagumi. Bukan karena gue Kristiani maka gue mengagumi beliau, tapi karena Bunda Maria adalah bener-bener sosok yang luar biasa. Coba bayangkan, beliau mengandung Yesus tanpa terlebih dahulu dinikahi. Apa yang orang-orang bilang? Kalau jaman sekarang mungkin udah jadi santapan empuk sang wartawan inf*t***ment itu tadi, Luna Maya yang cuma segitu aja dituntut, masa yang hamil tanpa nikah ga diapa-apain? Iya ga? Nah ini yang luar biasa, Bunda Maria kuat menahan segala prasangka buruk yang mungkin ditimpakan orang kepadanya. Dia bahkan dengan pasrahnya bilang sama Tuhan: “Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu”. WOW!

Ibu mana yang kuat ngeliat anaknya menderita? Bunda Maria tentu juga sangat tidak ingin melihat anaknya menderita. Namun, karena kepasrahannya kepada Tuhan, Bunda Maria menjadi berani, tidak takut, walaupun perih, melihat anaknya menderita dan mendampingi anaknya selalu, dengan dukungan yang tak henti-hentinya. Luar biasa. Bunda Maria tetap ikut mendampingi Yesus, sampai pada saat Yesus mati di salib. Begitu gue menyadari hal ini, I just feel like “Aaaaaaaaa….”. No words.

Mami gue sendiri, merupakan orang yang sangat kuat juga. Mami gue selalu mengedepankan kebutuhan anak-anaknya, biarpun itu berarti dia ga bisa beli baju baru, ga bisa beli kosmetik baru, ga bisa beli majalah baru, ga bisa beli sepatu baru, dan lain-lainnya yang sebenernya dia bisa aja beli kalau ga mengedepankan anak-anaknya. See, kalo gue, mungkin gue akan tetep beli sesuatu yang gue sukai, dan mungkin akan menyesal kemudian karena gue ga bisa nyenengin anak-anak gue (yang untungnya seudah gue nyadar ini gue berencana ga ngelakuin ini). Mami gue, akan selalu terlihat kuat buat keluarganya, biarpun dia lagi sakit, ataupun lagi sedih, dan bakalan selalu melakukan tugasnya sebagai ibu rumah tangga, secapek apapun dia. Oleh karena itu, secara sadar ataupun enggak, gue punya impian bisa membuat orang tua gue bahagia, entah gimana caranya, I’ll find it and I’ll definitely do it…

Secara kebetulan juga, beberapa jam lagi, tanggal 22 Desember, adalah hari Ibu. Gue bukan karena mikir bahwa besok itu hari Ibu maka gue berusaha cari topik tentang Ibu, tapi topik itu dateng dengan sendirinya ke kepala gue. It just ‘popped’ right in my mind, mungkin karena kesaktian boker gue ya, bisa bikin inspirasi… jadi kalo temen-temen pengen dapat inspirasi, bokerlah, sapa tau bisa meledak, entah inspirasi dan ide yang meledak, ataupun isi perutmu itu… ukhhh…

Yang pasti, gue mau menunjukkan betapa berharganya seorang Ibu buat gue. 9 bulan kita dibawa-bawa di perut Ibu ketika kita dalam masa pra-produksi, lalu diproduksi melalui proses yang tidak mudah, amat sangat tidak mudah, lalu di-training untuk menjadi seperti sekarang ini, sungguh, suatu proses dan perjuangan yang panjang. Makanya, gue bener-bener miris kalo liat anak-anak sekolah tawuran, saling bacok, saling lempar batu, saling melukai satu sama lain, cuma karena hal-hal sepele seperti lewat jalan sekolah lain ga bayar pajak (baca: duit palak)… Hey! Ibu lo ga bayarin lo sekolah cuma buat jadi tukang palak! Mending ahli falak, ini tukang palak!

Secara khusus gue mau bilang: Selamat Hari Ibu, buat para Ibu yang berani, buat para Ibu yang kuat, buat para Ibu yang tabah, dan terutama, buat para Ibu yang menjadi Ibu yang sejati. Believe me, without you, the world would be crashing down from the first time human live in it. Dan secara khusus juga, buat cewek-cewek yang belum jadi Ibu, berusahalah, sebab seburuk-buruknya cowok, sebejad-bejadnya cowok, mereka bakalan milih cewek baik-baik untuk jadi ibu dari anak-anak mereka. Believe me!

Happy Mother’s Day (22nd of December)

This song (Charice’s Mama) is dedicated to all mothers in the world.

Happy Mother's Day

Regards,
Xander™

7 responses to this post.

  1. Posted by siaeve on December 22, 2009 at 9:40 am

    pertamaxxxx……….

    kok gw brasa penulis bangga punya kesaktian boker ya…O_o
    yang pasti harus sayang ama ortu kita ^^

    Happy Mother’s Day

    Reply

  2. Posted by Alpin on December 22, 2009 at 10:59 pm

    udah lama ga ke blog u lek :-s

    yah kita sebagai seorang anak sudah seharusnya care sama ibu kita , namun kadangkala tanpa kita sadari kita mgkn nyakitin hati beliau jg :-s , semoga di hari ibu ini membuat kita bertobat dan kembali ke jalan yg bener (o.O)

    dan btw emang ada ya ce baik2 yg mo punya anak dari co bejat nan rusak ?

    Reply

  3. Posted by Xander™ on December 22, 2009 at 11:05 pm

    @sia: betul ^^
    @alpin: ada pin, banyak… wkwkwkwkwk…

    Reply

  4. @ no 3. melirik ke no 1 haha

    Reply

  5. semakin bertambahnya tahun, semakin bertambah juga usia, semenjak 2 tahun lalu g tersadar dan kalo ngomongin soal orang tua, g selalu takut. Walaupun kadang tuntutan dia orang bikin g stress cuma g jalanin, secara g takut “saat itu tiba” enggak siap “saat itu tiba” so… g takut ama yang namanya Hari Ibu hahaha…

    Reply

  6. Happy New Year 2010

    Reply

  7. yups,,betul bgt ibu adalah segala2nya buat w,,,
    I will always love u mom,,,

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: